Tampilkan postingan dengan label Prima Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prima Penting. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Januari 2015

Hasil Pendataan EMIS Semester Ganjil Per 7 Januari 2015 (Format mdb)

0 komentar
Sekretariat Ditjen Pendis telah mengumumkan Hasil Pendataan EMIS Semester Ganjil per 7 Januari 2015 Tahun Pelajaran 2014/2015. Bagi Kepala Madrasah baik tingkat RA, MI, MTs dan MA yang ingin mengetahui apakah RA/madrasahnya terdata pada EMIS atau tidak silahkan melihatnya dengan klik dibawah ini:
1. Tingkat RA (KLIK DISINI)
2. Tingkat MI (KLIK DISINI)
3. Tingkat MTs (KLIK DISINI)
4. Tingkat MA (KLIK DISINI)
Sumber: http://pendis.kemenag.go.id/
Baca Selengkapnya...

JUKNIS PELAKSANAAN BOS 2015 UNTUK MADRASAH

0 komentar
Kementerian Agama RI telah mengeluarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Bantuan Operasional Sekolah MI/MTs/MA dan Pondok Pesantren Salafiyah. Juknis ini sebagai pedoman bagi Tim Manajemen BOS untuk mengoperasionalkan dana yang diterimanya. Nah tanpa panjang lebar jika ingin mendowloadnya silahkan klik dibawah ini:
1. Tingkat MI dan MTs (KLIK DISINI)
2. Tingkat MA dan Ponpes Salafiyah (KLIK DISINI)
Baca Selengkapnya...

Kamis, 01 Januari 2015

20 Item Harus Dilakukan Kemenag Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Bersih, dan Melayani

0 komentar
Jakarta (Pinmas) —-  Kementerian Agama telah mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada Desembar 2012 lalu. Kemenag bahkan telah menerbitkan Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Kementerian Agama.
Berdasarkan Permenpan dan RB  Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM  di Lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, proses pembangunan zona integritas dilaksanakan melalui penerapan program pencegahan korupsi yang terdiri atas 20 (dua puluh) kegiatan yang bersifat konkrit yang akan diukur melalui indicator proses.
Artinya, untuk mewujudkan Kementerian Agama sebagai wilayah yang bebas korupsi, serta menjadikan birokrasinya bersih dan melayani, ada 20 kegiatan konkrit yang harus dilaksanakan, yaitu:
1) penandatangan dokumen pakta integritas; 2) pemenuhan kewajiban LHKPN; 3) pemenuhan akuntabilitas kinerja; 4) pemenuhan kewajiban pelaporan keuangan; 5) penerapan disiplin PNS;
6) penerapan kode etik khusus; 7) penerapan kebijakan pelayanan publik; 8) penerapan whistle blower system tindak pidana korupsi; 9) pengendalian gratifikasi; 10) penanganan benturan kepentingan;
11) kegiatan pendidikan/pembinaan dan promosi anti korupsi; 12) pelaksanaan saran perbaikan yang diberikan oleh BPK/KPK/APIP; 13) penerapan kebijakan pembinaan purna tugas; 14) penerapan kebijakan pelaporan transaksi keuangan yang tidak sesuai dengan profile oleh PPATK; 15) rekrutmen secara terbuka;
16) promosi jabatan secara terbuka; 17) mekanisme pengaduan masyarakat; 18) pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara elektronik; 19) pengukuran kinerja individu sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan 20) keterbukaan informasi publik.
Irjen Kemenag M. Jasin menegaskan bahwa pada tahun 2015 ini, satuan kerja (satker) Kementerian Agama, pusat maupun daerah, secara bertahap akan segera melaksanakan secara konsisten  program Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani (WBBM).  “Insya Allah secara bergulir pelaksanaan 5 nilai budaya kerja dan program WBK & WBBM akan secara konsisten dilaksanakan Kemenag baik satker pusat maupun daerah secara bertahap,” tegas M. Jasin, Jakarta, Kamis (01/01).
“Untuk hari pertama tahun 2015, sudah sepakat/berkomitmen  kurang lebih 22 (pimpinan) satker akan melaksanakannya,” tambahnya.
Bagaimana implementasi selanjutnya, pengawasan masyarakat tentu sangat diharapkan bagi perbaikan kementerian yang bermotto “Ikhlas Beramal” ini. (mkd/mkd)
Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=230499
Baca Selengkapnya...

Rabu, 31 Desember 2014

Rekapitulasi Penerima Bantuan TA 2014 di Lingkungan Dirjen Pendis

0 komentar
Bantuan dimaksud adalah dalam lingkungan Pendidikan Islam yang meliputi :
1. Rekapitulasi Penerima Bantuan Upgrading Akreditasi Madrasah TA 2014 (KLIK DISINI);
2. Rekapitulasi Penerima Bantuan S1 bagi Guru Madrasah pada Perguruan Tinggi Penyelenggara
    Bantuan TA 2014 (KLIK DISINI)
3. Rekapitulasi Penerima Bantuan Beasiswa Bakat dan Prestasi MTs dan MA TA 2014 (KLIK DISINI)
Supaya lebih cepat klik saja pada masing-masing rekap diatas. (Sumber: http://pendis.kemenag.go.id/)
Baca Selengkapnya...

Selasa, 23 Desember 2014

Pedoman Pembinaan Pengawas Madrasah 2014 (Edit per-31 Desember 2014)

0 komentar
Masih dalam Pedoman Pembinaan Pengawas Madrasah dan PAI (di edit pertanggal 31 Desember 2014 dari sumber: "kemenag.go.id"). Masih tetap dalam rangka untuk peningkatan pendidikan dilingkungan Pendis Kemanag RI telah diterbitkan sebuah Pedoman bagi Pengawas RA/Madrasah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai seorang pengawas madrasah. Pedoman Pembinaan Pengawas Madrasah 2014 tersebut dilengkapi dengan Keputusan Dirjen Pendis. Pedoman tersebut meliputi:
1. Pedoman Pola Pembinaan Pengawas Madrasah
2. Pedoman Pemenuhan Beban Kerja Pengawas Madrasah
3. Pedoman Penetapan Angka Kredit Pengawas Madrasah
4. Pedoman Penilaian Kinerja Pengawas Madrasah
Untuk lebih jelasnya silahkan download dengan klik DISINI (Sumber Pedoman Pembinaan Pengawas Madrasah 2014 dari situs: http://kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id=29604)
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 27 September 2014

Ada apa dengan Anggaran BANSOS Kemenag

0 komentar
Kementerian Agama RI adalah salah satu kementerian yang mengurus bidang Agama dan juga Pendidikan Islam, yang juga mengelola APBN sebagai pembiayaan dalam mengelola dan membangun sasaran yang akan dicapai. Akan tetapi mengapa selalu dipermasalahkan oleh pihak auditor?. Nah lebih lengkap silahkan buka LINK berikut.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 26 April 2014

WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS DAN TATA KELOLA MADRASAH 2014

0 komentar
Tanjung Morawa (PGMI TAMORA) - Kepala Kantor Kementerian Agama Provinisi Sumatera Utara (Bapak Drs. H. Abd. Rahim, M.Hum membuka secara resmi kegiatan Workshop dengan tema PENINGKATAN KAPASITAS DAN TATA KELOLA MADRASAH DI LINGKUNGAN KANTOR WILAYAH PROV. SUMATERA UTARA TAHUN 2014", kegiatan dilaksanakan tanggal 25 s.d 28 April 2014 bertempat di Putra Mulia Hotel Jalan Jend. Gatot Subroto No. 62 Medan. Dalam bimbingan dan arahannya Bapak Ka.Kanwil menyampaikan beberapa hal antara lain adalah terkait pelaksanaan workshop ini diharapkan ada perubahan peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik lagi khususnya madrasah aliyah dalam lingkungan Kemenag Sumatera Utara. Selanjutnya terkait perhatian Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama yang cukup besar terhadap Pendidikan Agama dan Keagamaan terutama perhatian kepada para guru madrasah seperti adanya Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Fungsional Guru Non PNS, Bapak Ka. Kanwil Kemenag Sumut berharap supaya para guru wajib mensyukurinya, sebab jika kita mensyukuri nikmat yang telah diberikan niscaya Allah SWT akan menambahnya lagi. Dalam arahannya Bapak Ka. Kanwil menyampaikan bahwa selain di madrasah ada tugas guru yang tidak kalah pentingnya yaitu memberikan pemahaman agama kepada masyarakat dan selanjutnya pada tahap pengamalan agama yang telah dipahamkan tersebut, sehingga kehidupan masyarakat kita hari akan lebih baik dari hari-hari yang lalu, barulah itu yang namanya keberuntungan.
Bapak Ka. Kanwil juga menyampaikan bahwa terkait dengan Pendidikan Agama dan Keagamaan tidak terlepas dari PP Nomor : 55 Tahun 2007 pada pasal 2 ayat 2 berbunyi :"Pendidikan Agama bertujuan untuk berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Sedangkan dalam pasal 8 ayat 2 menjelaskan bahwa :"Pendidikan keagamaan bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama yang berwawasan luas, kritis, kreatif, inovatif, dan dinamis dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.".
Kesemuanya itu akan dapat mewujudkan keharmonisan, kerukunan, dan rasa hormat di antara sesama pemeluk agama yang dianut dan terhadap pemeluk agama lain dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan workshop yang diikuti oleh 50 orang Kepala Madrasah Aliyah se-Sumatera Utara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ka.Kanwil Sumatera Utara dengan membaca Basmallah serta diikuti dengan pemukulan palu.
Baca Selengkapnya...

Rabu, 16 April 2014

FORM PENDATAAN EMIS SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

0 komentar
Tanjung Morawa (PGMI TAMORA) - Bagi teman-teman Kepala Madrasah yang ingin mendownload Format Pendataan Emis Semester Genap tahun Pelajaran 2013/2014 silahkan Klik disini
Baca Selengkapnya...

Senin, 14 April 2014

Pedoman Teknis Penghitungan Beban Kerja Guru RA/Madrasah

0 komentar
Tanjung Morawa (PGMI TAMORA)- Untuk yang kesekian kalinya dalam mengingatkan kepada seluruh guru RA/Madrasah, saya posting Pedoman Teknis Penghitungan Beban Kerja Guru RA/Madrasah dalam mempersiapkan pemberkasan Tunjangan profesi Pendidik. Silahkan baca dan pedomani agar tidak terjadi kesalahpahaman jumlah jam mengajar ataupun Akumulasi keseluruhan Beban Kerja guru RA/Madrasah, kita lihat di bawah ini:
Baca Selengkapnya...

Minggu, 13 April 2014

UN 2014 DIBUKA OLEH KEPALA MADRASAH

0 komentar
Tanjung Morawa (PGMI TAMORA)-Hari Senin 14 April 2014 sekitar pukul 07.10 WIB Kepala MAS YP. Haji Datuk Abdullah Tanjung Morawa membuka secara resmi pelaksanaan UN TP.2013/2014 di MAS YP. H. Datuk Abdullah Tanjung Morawa. Setelah membacakan tata Tertib UN, dalam sambutannya Kepala madrasah Sawiyanto, S.Pd.I, M.A mengatakan bahwa selama UN berlangsung para peserta yang berjumlah 25 orang itu supaya menjaga kelancaran dan keamanan ujian agar UN terlaksana dengan sukses. Beliau juga mengingatkan kepada peserta agar peserta berhati-hati dan cermat dalam menjawab soal yang diujikan, dan jangan lupa memeriksa biodata peserta yang ada di LJ UN, sebab jika datanya tidak valid maka akan terjadi humaneror pada pemeriksaan komputer nantinya. Acara Pembukaan di awali dengan membaca Ummul Qur'an/Surat Al-Fatihah dan di tutup dengan do'a yang langsung dipimpin oleh Kepala madrasah. Pembukaan UN di ikuti juga oleh Pengawas Ruang UN sebanyak 4 (empat) orang berasal dari Ponpes Mawaridussalam dan Pengawas Independen dari Perguruan Tinggi serta panitia UN MAS YP. Haji Datuk Abdullah Tanjung Morawa.

Tata Tertib Peserta UN TP. 2013/2014:

  1. Peserta UN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai.
  2. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari ketua Pelaksana UN Tingkat Sekolah/Madrasah/ Pendidikan Kesetaraan, tanpa diberi perpanjangan waktu.
  3. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan.
  4. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di dalam ruang kelas di bagian depan.
  5. Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda peserta ujian.
  6. Peserta UN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yangdisediakan oleh pengawas ruangan.
  7. Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.
  8. Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.
  9. Peserta UN diberi kesempatan untuk mengecek ketepatan  antara cover naskah dan isi naskah serta mengecek kelengkapan soal, mulai dari kelengkapan halaman soal sampai kelengkapan nomor soal
  10. Peserta UN yang memperoleh naskah soal/LJUN cacat atau rusak, maka naskah soal tersebut diganti dengan naskah soal cadangan yang terdapat di ruang tersebut atau di ruang lain.
  11. Peserta UN yang tidak memperoleh naskah soal/LJUN karena kekurangan naskah/LJUN, maka peserta yang bersangkutan diberikan naskah soal/LJUN cadangan yang terdapat di ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat.
  12. Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.
  13. Selama UN berlangsung, peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas  ruang UN.
  14. Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait.
  15. Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
  16. Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
  17. Selama UN berlangsung, peserta UN dilarang:
  • menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
  • bekerjasama dengan peserta lain;
  • memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
  • memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
  • membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian;
  • menggantikan atau digantikan oleh orang lain
Baca Selengkapnya...

MAS YP. Haji datuk Abdullah Sukseskan UN Tahun 2014

0 komentar
Tanjung Morawa (PGMI TAMORA).
Madrasah Aliyah Swasta (MAS) YP. Haji Datuk Abdullah Kecamatan Tanjung Morawa siap mensukseskan Ujian Nasional 2014 dengan pelaksanaan yang jujur, aman dan bermutu. Diharapkan prestasi UN siswa MAS YP. Haji datuk Abdullah semakin baik secara kualitas, demikian disampaikan Kepala madrasah Sawiyanto, S.Pd.I, M.A  kepada PGMI Tanjung Morawa di sekretariat, Sabtu (12 April 2014).
“Terasa berapresiasi, dalam 5 (lima) tahun terakhir rata-rata hasil Ujian Nasional  di MAS YP. Haji datuk Abdullah dengan madrasah/sekolah setingkat sudah setara sehingga MAS YP. Haji datuk Abdullah tidak bisa dibilang lebih jelek,”.
Sebab rata-rata tingkat kelulusan siswa/siswi MAS YP. Haji datuk Abdullah mencapai 100 persen, dan diharapkan juga pada tahun pelajaran 2013/2014 ini kelulusan mencapai 100 persen. Usaha sudah dilakukan dalam menghadapi UN tahun ini, menurutnya sudah tidak ada masalah. Persiapan itu antara lain melaksanakan Pelajaran Tambahan/Les diluar jam belajar formal, Try Out juga sudah dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali.
Pada UN 2014, sebanyak 25 siswa/siswi siap mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013/2014. Waktu pelaksanaan UN siswa madrasah dilaksanakan berbarengan dengan UN siswa sekolah, yaitu dilaksanakan tanggal 14 – 16 April 2014. Adapun ujian susulannya dijadwalkan pada 22 – 24 April 2014. Mata pelajaran yang diujikan pada UN MA jurusan IPA adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Mata pelajaran UN MA jurusan IPS: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Sosiologi, dan Ekonomi.
Pengawasan ruang ujian dilakukan secara silang yaitu berasal dari Pesantren Mawaridussalam sebanyak 4 orang pengawas, artinya bahwa MAS YP. Haji datuk Abdullah memiliki ruang kelas UN sebanyak 2 ruang kelas, masing-masing 1 ruang kelas jurusan IPA dan 1 ruang kelas jurusan IPS. Untuk jurusan IPA UN tahun ini adalah yang pertama kali dilaksanakan, dan mudah-mudahan peserta lulus semua. UN dilaksanakan selama 3 hari yaitu 2 mata pelajaran setiap harinya. Untuk menambah semangat dan motivasi bagi peserta UN pihak mdarasah telah melaksanakan zikir dan doa bersama dan diteruskan dengan makan nasi tumpeng bersama antara para siswa dengan para guru yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 12 April 2014. Dalam bimbingannya Kepala MAS YP. Haji datuk Abdullah berpesan kepada para siswa/siswi agar lebih kosentrasi dalam menghadapi UN serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani, jangan lupa berdoa kepada Allah SWT untuk kesuksesan UN Tahun ini.
Baca Selengkapnya...

Jumat, 11 April 2014

TAHUN DEPAN PEMBAYARAN INFASSING GURU MADRASAH AKAN RAMPUNG

0 komentar
Pembayaran Impassing Rampung Tahun Depan

Bogor (Pinmas) —- Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan menyatakan bahwa pihaknya menargetkan kekurangan pembayaran impassing senilai Rp 4 triliun bagi sertifikasi guru non PNS yang berbasis impassing, diperkirakan tahun depan terbayar semua.
“(dilihat dari) Profil pagu definitif tahun ini masih terdapat kekurangan senilai empat triliun yang akan digunakan untuk membayar. Kemudian, ini menjadi bahan kami dalam diskusi dengan Deputi 4 Menkokesra. Mudah-mudahan mulai tahun depan bisa dipenuhi, ” kata Nur Kholis saat membuka Konsinyering Penyusunan Program/Kegiatan Direktorat Pendidikan Madrasah, Bogor, Kamis (10/4) malam.
Kegiatan konsinyering diselenggarakan dalam rangka menyamakan pemahaman terkait optimalisasi program Direktorat Pendidikan Madrasah ke depan. Terkait itu, Nur Kholis mengingatkan tentang pentingnya evaluasi dan antisipasi.
“Melakukan evaluasi apa yang sudah dilaksanakan dan melakukan antisipasi dari apa yang akan dilaksanakan,” tukasnya.
“al-Qur’an mengajarkan kepada kita untuk memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk kemudian hari, “wal tandzur nafsun maa qaddamat lighad..,”  tambahnya.
Nur Kholis berharap, seluruh pejabat dan pelaksana pada direktorat yang dipimpinnya terus memegang teguh semangat dan komitmen peningkatan mutu pendidikan madrasah. Nur Kholis juga mengingatkan, pentingnya efisiensi anggaran dan  peningkatan kualitas program.
“Direktorat Pendidikan Madrasah harus selalu melakukan pembenahan, baik terkait orientasi program, manajemen pengeloaan angaran, dan teknis lainnya, sehingga lebih dirasakan oleh masyarakat pengguna pendidikan madrasah,” kata Nur Kholis.
“Tingkatkan kualitas hingga siswa madrasah lebih bangga menjadi bagian dari madrasah,” imbuhnya.  (sholla/ruchman/mkd)/Sumber: http://kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=185042/diakses tanggal 11/04/2014 pkl.2:53PM

JIKA DEMIKIAN:
Bagaimana dengan guru madrasah yang belum menerima SK INFASSING dari Dirjen Pendis padahal sudah diusulkan sejak tahun 2011 bersamaan dengan para guru yang sudah keluar SK INFASSING-nya. Artinya pihak Kemenag dalam hal ini Direktorat Madrasah harus memikirkan bagaimana jalan keluarnya. Yang jelas tidak ada guru yang dirugikan terhadap kebijakan Peraturan dan Perundang-Undangan. Memang pada dasarnya untuk men-VALID-kan data sungguh sangat rumit, akan tetapi bukan berarti tidak bisa dilaksanakan asalkan semua pihak harus mendukung atas terciptanya VALIDASI DATA yang diperlukan. Semoga...........................
Baca Selengkapnya...

Kamis, 05 Desember 2013

JADWAL PERTANDINGAN BOLA KAKI POR HAB KEMENAG DELI SERDANG

0 komentar
Sesuai dengan hasil Tehnical Meeting yang dilaksanakan pada Hari Jum'at tanggal 6 Desember 2013 di Aula Kankemenag Deli Serdang, dan sekaligus dilakukan Pencabutan Nomor Pertandingan, dengan hasil sebagai berikut:
JADWAL PERTANDINGAN (SEPAK BOLA):
Hari/Tanggal
Main
Kesebelasan
Keterangan
Sabtu/
14 Des 2013
I
PS. Kankemenag VS PS Madr Negeri

II
PS. Urais/KUA VS Madr Swasta

Senin/
16 Des 2013
I
Kalah I VS Kalah II
Juara 3 & 4
II
Menang I VS Menang II
Juara 1 & 2
Tempat Pertandingan : di Lapangan Sepak Bola Baharuddin Siregar (Hasil Ralat)

Waktu Pelaksanaan:
- Termin I dimulai Pukul 08.00 Wib
- Termin II dimulai Pukul 09.30 Wib

Lama Pertandingan (sesuai kesepakatan) : 2 x 35 Menit, Istirahat 10 Menit, jika sampai habis waktu skor tetap sama, maka langsung tentangan finalti sebanyak 5 orang pemain yang berbeda sampai ada selisih gol.
Pemain diutamakan memakai sepatu bola, akan tetapi boleh juga menggunakan sepatu olahraga lainnya.

KHUSUS KEPADA SELURUH TIM KESEBELASAN MADRASAH SWASTA AGAR HADIR LANGSUNG DILAPANGAN PERTANDINGAN PADA PUKUL 09.00 WIB

Demikian harap maklum
Baca Selengkapnya...

Rabu, 04 Desember 2013

KESEBELASAN U-35 MADRASAH SWASTA

0 komentar
SUSUNAN KE-11-AN MADRASAH SWASTA
POR HAB KEMENAG RI KE 68 TAHUN 2014 KAB. DELI SERDANG

PENGURUS TIM:
NO
NAMA
POSISI
ASAL
KECAMATAN
1
Amir Panatagama, MA
 Penasehat
MTs Al-Mukhlishin
Tg. Morawa
2
Dr. Mhd. Buhari Sibuea M.Si
 Pembina
MTs Nurul Iman
Tg. Morawa
3
Sawiyanto, S.Pd.I, M.A
Manejer
MTs YP. H. Dtk Abdullah
Tg. Morawa
4
Drs. H. Alman
Ass. Manejer
MTs Nurul Amaliyah
Tg. Morawa
5
Drs. Mhd. Yusron Siregar
Pelatih
MTs Nurul Ittihadiyah
Lubuk Pakam
6
Ali Ibrahim Akbar, M.Pd
Ass. Pelatih
MTs Hidayatullah
Tg. Morawa
7
Drs. H. Suriyono
Kesehatan
MTs Al-Wahliyah
Tg. Morawa

PEMAIN:
NO
NAMA
POSISI
ASAL
KECAMATAN
1
Wahono Supranghadi, S.Ag
 Striker
MAS YP.H.Dtk Abdullah
Tg. Morawa
2
Sulaiman, S.Ag
 Striker
MTs Al-Mukhlishin
Tg. Morawa
3
Arifin Harahap
 Striker
MTs Al-Mukhlishin
Tg. Morawa
4
Ahmad Fauzi
 Gelandang
MTs Al-Mukhlishin
Tg. Morawa
5
Eka Wahyudi
 Back
MTs Al Hidayah
Patumbak
6
Prayudi Prihandoko, S.Pd

MTs Sabilun Najah
Patumbak
7
Uwais Al-Qorni, S.Pd.I

MTs Al Hidayah
Patumbak
8
Juliyanto

MTs Amaliyah
Sunggal
9
Mhd Nur Hadi Siregar

MTs Amaliyah
Sunggal
10
Sri Hariadi, S.Pd.I

MTs Nurul Ikhwan
Tg. Morawa
11
Syahrul

MTs Nurul Ikhwan
Tg. Morawa
12
Hery Syahputra, S.Pd

MTs Nurul Ikhwan
Tg. Morawa
13
Edi Jatmiko, S.Pd.I

MTs Al-Washliyah
Tg. Morawa
14
Edi Sutiono, S.Pd.I

MTs Al-Washliyah
Tg. Morawa
15
Abdul Rahman, S.Pd.I, M.A

MTs Hidayatullah
Tg. Morawa
16
Fathurrahman, S.Pd

MTs Hidayatullah
Tg. Morawa
17
Suhartoyo, S.Ag
Kiper
MIS Sholihin
Tg. Morawa
18
Syakir Naim Siregar M.Si

MTs Nurul Iman
Tg. Morawa
19
M. Iqbal Syahputra, SS

MTs PAB-4
Patumbak
20
Agus Saroso, S.Pd

MTs PAB-4
Patumbak
21
Rusdi

MAS Darul Ikhlas
P. Merbau
22
Abu Khoir

MAS Darul Ikhlas
P. Merbau

Deli Serdang, 5 Desember 2014
Ass. Manejer
Ke-11-an Madrasah Swasta



SAWIYANTO, S.Pd.I, M.A



YEL-YEL....................................
MADRASAH YES....................
MADRASAH FIGHT.....................
MADRASAH WIN.................................


"Sportivitas dan Shilaturrahmi"

Baca Selengkapnya...

POR HAB KEMENAG RI DELI SERDANG KE 68 TAHUN 2014

0 komentar
SAWIYANTO, M.A
(Manejer Sepak Bola TIM MADRASAH SWASTA)

Berdasarkan Info dari Panitia POR HAB KEMENAG RI DS via http://mapendakemenagds.blogspot.com/, dan sekaligus Info via Telepon Seluler (HP) dari Bapak Muhammad Qodri  Syah Hsb, M.Ag, kepada saya di amanahkan untuk mengkoordinir Cabang Olah Raga Sepak Bola khusus TIM MADRASAH SWASTA. Nah maksud saya mengingat wilayah Deli Serdang termasuk lumayan luas dan madrasah swasta menyebar didalamnya, dengan ini kepada rekan-rekan Kepala Madrasah (MIS/MTsS/MAS) saya sampaikan sebagai berikut:
1. Untuk mendaftarkan gurunya (laki-laki) sebagai Tim Sepak Bola dari madrasah Swasta;
2. Pendaftaran melalui SMS atau kirim lewat E-mail;
3. Batas pendaftaran sampai tanggal 6 Desember 2013;
4. Pembukaan POR HAB dilaksanakan pada hari Jum'at tanggal 09 Desember 2013 di Lapangan Bola Volley Kemenag DS;
5. Pertandingan Sepak Bola dilaksanakan di Lapangan Baharuddin Siregar Deli Serdang (Hasil Ralat);

Kontak:
- E-MAIL     : pgmitamora@gmail.com
- HP             : 0852 0725 6334       (Sdr. Sawiyanto)

Demikian harap maklum dan di tunggu partisipasinya.

Manajer Sepak Bola Tim Madrasah Swasta
SAWIYANTO, S.Pd.I, M.A
Baca Selengkapnya...

Jumat, 01 November 2013

NRG GURU RA/MADRASAH 2013 JAWA TENGAH

0 komentar
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 667 Tahun 2013 tanggal 22 Maret 2013 Tentang Penetapan Guru Profesional Dalam Binaan Direktur Pendidikan Madrasah SUDAH di PIBLIKASIKAN, dan termasuk semua daerah juga sudah di Publikasikan. Dan sampai tanggal tulisan ini NRG daerah lain belum di Publikasikan khususnya dalam lingkungan Kemenag Sumatera Utara. Baiklah untuk melihat bentuk SK DIRJEN TERSEBUT silahkan Klik DISINI.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 05 Oktober 2013

KITA HARUS KAYA DATA PENDIDIKAN

0 komentar
“PENTINGNYA KAYA DATA PENDIDIKAN”
Oleh : Sawiyanto, S.Pd.I, M.A

Terlebih dahulu mari kita simak pengarahan Bapak Menteri Agama RI berikut ini:

MENAG : KITA MISKIN DATA PENDIDIKAN
PENDIS - "Kita miskin data," demikian dikatakan Menag ketika memberi pengarahan pada Rapat Kerja (Raker) Tahun 2013 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta yang diikuti 278 peserta yang berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, dan pejabat struktural Kanwil Kemenag se DKI Jakarta di Bogor, Kamis (25/07) malam.
Untuk itu Menteri Agama Suryadharma Ali meminta seluruh jajarannya untuk segera menyelesaikan problem miskinnya data kelembagaan pendidikan di lingkungan kementerian yang dipimpinnya sehingga upaya peningkatan kualitas bagi penyelenggaraan program pendidikan bisa dimaksimal.
Menag memberikan penekanan secara khusus kepada program penyelenggaraan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Menurutnya, anggaran di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam (Pendis) demikian besar tetapi belum terkelola dengan baik hingga belum bisa memberi manfaat luas dan menarik perhatian masyarakat, juga media massa.
"Anggaran di Ditjen Pendis mencapai Rp43 triliun. Sementara di ditjen lain, seperti Bimas Islam, sangat kecil," kata Menag.
Karena itu, Menag meminta agar penyelenggaraan pendidikan di Kementerian Agama mendapat perhatian serius. "Data harus lengkap dan akurat, jangan sampai tidak diketahui berapa jumlah ruang kelas siswa yang rusak, madrasah mana yang rusak, dimana lokasinya, sehingga program menjadi tidak tepat sasaran," tegas Menag mengingatkan.
"Selama ini sulit diketahui. Sebabnya, karena kita miskin data," imbuh Menag.
Masalah miskin data ini, lanjut Menag, berlanjut pada mekanisme kerja serabutan dan hanya mementingkan besarnya anggaran. Itu bisa terlihat misalnya, kata Menag, dari kasus bantuan komputer pada madrasah yang tidak mampu mengoperasionalkannya karena terkendala masalah listrik. "Kalau memberi bantuan komputer pada madarasah yang tidak mampu mengoperasikannya, komputer pun disimpan, hanya teronggok di atas meja dipenuhi debu," ungkap Menag.
Ada juga program pengiriman buku kepada madrasah yang tidak memintanya. Ini sangat mencolok. "Kapan gue minta," kata Menag dengan logat Betawi dan disambut tawa hadirin.
Menag sekali lagi meminta agar penyelenggaraan pendidikan mendapat perhatian besar. Sebab, kualitas umat di masa depan tergantung pada pendidikannya. Seluruh warga di Indonesia, termasuk di Jakarta, berhak mendapat pendidikan.
Selain masalah data, Menag meminta agar pemberian bea siswa bagi anak miskin harus dilanjutkan. Demikian pula mengenai tunjangan profesi bagi guru. "Perhatian pemerintah demikian besar, sampai-sampai "kedodoran" utang Rp1,9 triliun, pascasertifikasi guru. Diharapkan dana tersebut sudah terbayar pada 2014.
"Itu di Kemenag, Di Kemendikbud lebih besar lagi, sekitar Rp8 triliun," tutu Menag.


Nah itu dia..............
Saya mengucapkan salut dan apresiasi kepada Bapak Menteri Agama RI (DR. Suryadharma Ali, M.Si) yang sangat perhatian dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan dalam lingkungan Kementerian Agama RI. “KITA MISKIN DATA PENDIDIKAN” demikian fokus yang disampaikan Bapak Menteri Agama kita.
Sekedar mengingatkan kepada kita bahwa: data adalah segala fakta atau keterangan tentang sesuatu yang dapat dijadikan bahan untuk menyusun suatu informasi. Sedangkan informasi adalah berita yang merupakan hasil pengolahan data yang dipakai untuk suatu keperluan (Ruseffendi, 1998: 21).
Menurut  Kamus bahasa Indonesia, Pusat Data Departemen Pendidikan Nasional Jakarta, 2008, Hal. 321: “data adalah:
1   kenyataan yang ada yangg berfungsi sebagai bahan sumber untuk menyusun suatu pendapat;
2   keterangan yg benar;
3   keterangan atau bahan yg dipakai untuk penalaran atau penyelidikan;”

Setidaknya ada 3 data yang harus di “KAYAKAN” dalam dunia pendidikan, yaitu:
1.      Data sumberdaya manusia;
2.      Data perangkat lunak;
3.      Data harapan-harapan;
Ketiga data diatas sekaligus merupakan Input dalam pendidikan, yaitu sesuatu yang harus tersedia karena dibutuhkan untuk berlangsungnya proses pendidikan dan sekaligus  sebagai pemandu bagi berlangsunnya proses pendidikan itu sendiri.
Input sumber daya meliputi sumberdaya manusia (kepala sekolah, guru termasuk guru BP, karyawan, siswa) dan sumberdaya lainnya, seperti peralatan, perlengkapan, uang, bahan, dan sebagainya. Input perangkat lunak meliputi struktur organisasi sekolah, peraturan perundang-undangan, deskripsi tugas, rencana, program, sebagainya. Input harapan-harapan berupa visi, misi, tujuan, dan sasaran- sasaran yang ingin dicapai oleh sekolah. Kesiapan input sangat diperlukan agar proses dapat berlangsung dengan baik. Oleh karena itu, tinggi rendahnya mutu input dapat diukur dari tingkat kesiapan input. Makin tinggi tingkat kesiapan input, makin tinggi pula mutu input tersebut.
Saya yakin selama ini kita banyak memiliki informasi dalam mengelola pendidikan, akan tetapi kita tidak memiliki data yang valid. Informasi yang kita miliki tidak terdokumen dengan baik, sehingga benar kata Bapak Menteri Agama RI, bahwa “kita miskin data pandidikan.”
Untuk itu kedepan kita harus men-dokumentasi-kan setiap informasi yang kita miliki, menyimpannya dengan rapi dalam suatu file khusus berdasarkan pengelompokan data yang sesuai input pendidikan. Data yang kita miliki harus akurat sesuai kenyataan yang ada di madrasah kita, terutama yang menyangkut data siswa dan data guru. Demikian semoga bermanfaat bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan madrasah.
Saya juga berharap kepada pengelola: “EMIS PENDIS” untuk kiranya mengaktifkan sistem ini agar pengelola madrasah dan juga RA dapat meng-UPDATE” data yang ada.

Semoga Pendidikan dalam lingkungan Kementerian Agama sukses selalu.
Baca Selengkapnya...
 
Perencanaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tujuan. Kegagalan dalam perencanaan berarti merencanakan kegagalan. Perencanaan harus berbasis pada kebutuhan atau need assessment dan berkelanjutan (Direktur Pendis Kemenag RI)